Proses adalah program yang sedang dan memiliki status jalannya
eksekusi.
adapula pengertian proses menurut
beberapa ahli, antara lain :
- menurut Silberschatz, suatu proses terdiri lebih dari sebuah kode program yang sedang dieksekusi (text section).
- menurut Tanenbaum, proses adalah sebuah program yang dieksekusi yang mencakup program counter, register, dan variabel di dalamnya
Menurut Tanenbaum, Diagram State
Proses terdiri dari 3 keadaan:
- Blocked : proses tidak dijalankan sampat event dari luar yang berhubungan dengan proses itu terjadi.
- Ready : proses diberhentikan sementara karena menunggu proses lain untuk dieksekusi.
- Running : proses dijalankan dengan menggunakan CPU pada sewaktu waktu.
Menurut Silberschatz, Diagram
State Proses terdiri dari 5 keadaan:
- New : status yang dimiliki pada saat proses baru saja dibuat.
- Running : status yang dimiliki pada saat instruksi-instruksi dari sebuah proses dieksekusi.
- Waiting : status yang dimiliki pada saat proses menunggu suatu event.
- Ready : status yang dimiliki pada saat proses siap untuk dieksekusi oleh prosessor.
- Terminated : status yang dimiliki pada saat proses telah selesai dieksekusi.
untuk Implementasi Proses, terdapat
beberapa operasi pada proses:
1. Penciptaan Proses (create
process)
- Memberi identitas proses
- Menyisipkan proses pada senarai proses atau tabel proses.
- Menentukan prioritas awal proses.
- Menciptakan PCB (Process Control Block)
- Mengalokasikan sumber daya awal bagi proses.
- PCB (Process Control Block)
2. Penghancuran Proses
- Sumber daya yang dipakai dikembalikan.
- Proses dihancurkan dari senarai atau tabel sistem
- PCB dihapus
3. Penundaan Proses ( Suspend )
Mengapa suatu proses ditunda? Karena
- Suatu proses membutuhkan proses lain yang sedang digunakan.
- Proses membutuhkan alokasi memori yang lebih besar dari memori yang tersedia dalam keadaan bebas.
4. Pelanjutan Kembali Proses (
Resume )
Alasan proses dilanjutkan
- Proses lain untuk eksekusi suatu proses yang ditunda sudah selesai digunakan oleh proses lain.
- Alokasi memori yang bebas (tidak terpakai) sesuai dengan memori yang dibutuhkan oleh proses.
5. Penjadwalan Proses
- Long Term Scheduler - or job scheduler >> menentukan proses mana yang harus dimasukkan ke dalam ready queue.
- Short Term Scheduler – or CPU scheduler >> menentukan proses mana yang selanjutnya akan dieksekusi dan mengalokasikan CPU.
- Medium Term Scheduler

Medium Term Scheduler
6. Pengubahan Prioritas Proses
Alasan pengubahan prioritas proses:
- Memori (bebas-tidak terpakai) yang dibutuhkan sebuah proses masih mencukupi atau tidak mencukupi.
- Proses yang akan diubah prioritasnya, masih membutuhkan proses lain yang sedang berjalan
7. Blocking Proses
dikarenakan proses berjalan
terus-menerus tanpa mengalami terminated.
8. Interaksi Proses
Sistem operasi
yg dibuat saat ini mampu menjalankan program secara simultan
(concurrent). Program yang
dijalankan secara simultan itu dapat bekerja sama dengan proses lain ataupun bekerja sendiri.
Istilah
Dari Sistem Proses
Cooperating
Processes
Sistem operasi
yg dibuat saat ini mampu menjalankan program secara simultan
atau dapat bekerja bersama dengan proses lain ataupun bekerja sendiri.
Alasan dipakainya Cooperating
Processes:
- Information Sharing (sharing) >> Menggunakan informasi (resource) yang sama untuk beberapa proses.
- Computation Speedup (kecepatan) >> Suatu task tertentu bisa dipecah menjadi beberapa cooperating processes sehingga bisa dikerjakan secara paralel sehingga menjadi lebih cepat selesai.
- Modularity (teknik modular) >> Pembuatan suatu sistem yang moduler dengan memecahkan fungsi-fungsi dari sistem tersebut menjadi beberapa proses atau thread.
- Convenience (kenyamanan) >> User bisa dengan mudah mengerjakan sesuatu yang berbeda dalam waktu yang sama


Tidak ada komentar:
Posting Komentar